Tentang BPC PHRI Kab. Bandung Barat

Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terbentuk pada Mei 2009.‬ Kehadirannya terbilang cepat mengingat KBB merupakan daerah otonomi baru yang terbentuk hasil pemekaran dari Kabupaten Bandung pada 2007 berdasarkan putusan UU No 12 Tahun 2007.

Walaupun terbilang baru namun eksistensi BPC PHRI di KBB cukup dirasakan baik oleh masyarakat, pelaku usaha hotel dan restoran, dan juga pemerintah daerah. Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan yang dilakukan dimana PHRI sering terlibat aktif di dalamnya. Khususnya kaitan dalam hal sosialisasi dan komunikasi antara pemda dan pengusaha, ini dirasa sangat penting demi menselaraskan program-program dinas dan swasta dimana sektor pariwisata menjadi andalan di KBB.

Di awal berdirinya, BPC PHRI KBB pada periode pertama kepengurusan dipimpin oleh Uung Rumaji. Memasuki periode kedua saat ini BPC PHRI KBB dipimpin oleh Eko Suprianto selaku owner dari Terminal Wisata Grafika Cikole yang akan menjabat hingga 2017. Suksesi kepemimpinan yang terjadi di tubuh BPC PHRI KBB ini diharapkan bisa membawa angin segar dan kemajuan baik internal maupun eksternal di organisasi ini.

Berbagai langkah dan terobosan baru terus dilakukan BPC PHRI KBB. Selain terus menyosialisasikan program-program organisasi. Para pengurus terus berusaha menambah panjang daftar para anggotanya yang saat ini sudah mencapai angka 52 anggota baik dari kalangan hotel maupun restoran. Selain itu pelatihan dan peningkatan skill SDM menjadi salah satu program dalam peningkatan kemampuan internal organisasi yang saat ini sedang digalakan.

Melihat daya dukung dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat yang merupakan mitra kerja, apa yang menjadi cita-cita BPC PHRI KBB bukan hal yang mustahil untuk bisa diwujudkan. Apalagi sektor pariwisata di KBB berkembang dengan sangat pesat khususnya di wilayah Bandung Utara seperti Lembang, Cisarua, dan Parongpong, yang telah menjadi ikon dan magnet bagi para wisatawan luar untuk datang ke Bandung Barat yang memiliki luas wilayah 1.311,31 km2.

Data dari Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) KBB menunjukkan jika pengajuan investasi di wilayah Bandung Utara khususnya bidang jasa wisata, penginapan seperti villa, hotel, dan restoran, sangat tinggi. Bahkan setiap tahun nilai investasinya selalu meningkat. Pada 2013 total investasi di KBB dari berbagai sektor mencapai Rp10,4 trilyun dengan serapan tenaga kerja mencapai 22.048 orang. Alhasil PAD yang masuk juga turut terdongkrak demi kemajuan roda pembangunan di KBB.

Sehingga diharapkan, keberadaan PHRI dengan sinergitas antara kalangan pengusaha hotel dan restoran, bersama masyarakat, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat bisa saling memajukan satu sama lain. Pengusaha dapat berinvestasi dengan aman dan nyaman, terjadi pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pemerintah daerah bisa mendapatkan pemasukan dari sektor pajak dan retribusi sehingga kas daerah meningkat untuk pembangunan di KBB. 

 

Kepengurusan :

Susunan Kepengurusan BPC PHRI KBB periode 2013-2017 berdasarkan SK BPD PHRI Jawa Barat, Nomor 432/SK/BPD PHRI-JBR/XII/2013 :

  • Ketua : Eko Suprianto
  • Wakil Ketua : Samuel Setiadi
  • Sekretaris : Agung Dwi Karyono
  • Bendahara : Kristanto

Sekretariat : Terminal Wisata Grafika Cikole, Jalan Raya Tangkuban Perahu Km 12, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat